Jagung Bakar

Seorang tuan tanah uzur tapi kaya raya menikahi seorang gadis cantik. Ternyata si gadis jahat, cuma mau harta si tuan tanah. Belum genap sebulan menikah si gadis meracuni suaminya. Sadar telah diracuni, sebelum menghembuskan napasnya yang terakhir, si tuan tanah mengeluarkan ilmunya. Dengan membaca mantra si tuan tanah mengutuk istrinya. Kutukannya adalah si istri selamanya tidak akan terpuaskan oleh lelaki, karena setiap kali berhubungan, anu si lelaki akan hangus terbakar dan lelaki itu mati.

Setelah suaminya meninggal si gadis menjadi janda kembang kaya raya. Sadar akan kutukan suaminya, si janda mengadakan sayembara. Barang siapa yang bisa memuaskannya akan menjadi suaminya dan berhak atas setengah hartanya.

Sayembara ini menarik minat banyak orang. Namun ternyata kutukan si tuan tanah manjur. Setiap lelaki yang mencoba memuaskannya berakhir mati dengan anu terbakar. Walau demikian setiap hari ada saja yang mau mencoba, menguji kesaktian ilmunya, dan setiap kali pula yang mencoba itu mati.

Setelah sebulan lamanya dan belum ada yang berhasil, akhirnya si Paijo, pengangguran desa, mengajukan diri. Semua orang yang mendengar Paijo mau mengikuti sayembara berkata, Paijo pasti mati. Tapi Paijo tenang-tenang saja.

Dengan langkah santai dan sambil bersiul Paijo memasuki rumah si janda kembang. Orang-orang kampung berkerumun untuk melihat bagaimana nasib paijo. Petugas pemakaman pun telah bersiap-siap.

Tak lama setelah Paijo masuk, dari dalam rumah terdengar erangan-erangan nikmat si janda kembang, diakhiri dengan teriakan penuh kenikmatan. Paijo pun keluar dengan selamat sambil memakan jagung bakar dengan nikmatnya, lalu membuang sebuah singkong gosong ke tempat sampah.

One thought on “Jagung Bakar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s